Iklan

Wednesday, February 6, 2019

Tulisan Inovasi terkait Trend pada software pembuat game

Sejak dulu dunia game merupakan salah satu yang paling diminati. Terutama untuk kaum pria dari berbagai kalangan umur. Game atau permainan yang dimainkan pun beragam jenis seperti game portable, game PC ataupun game mobile. Semakin berjalan waktu, teknologi dan perkembangan game semakin erat bergantung. Teknologi yang digunakan dalam game dapat kita lihat dari logic game, design game, ataupun audio dari game tersebut.

        Pada Artikel ini, akan dibahas mengenai beberapa persoalan tentang Teknologi Game. diantara lain :

  • Perkembangan teknologi game secara umum
  • software yang digunakan untuk membuat game
  • Bisnis dalam game komputer
  • Design skenario, skrip dan storyboard game

Perkembangan Teknologi Game

Sudah tidak asing lagi bagi kita ketika mendengar kata Game. Setiap tahun selalu ada saja game versi baru karya tangan-tangan kreatif dunia yang disajikan dengan free di media. Bukan hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun banyak yang gemar bermain game.

Teknologi Game Generasi Pertama (1952-1975)

Teknologi Game pertama kali diciptakan oleh A.S. Douglas tahun 1952 di Universty of Cambridge yaitu OXO untuk mendemonstrasikan tesisnya mengenai interaksi antara komputer dan manusia. Kemudian Douglas berkreasi lagi dengan menciptakan game versi Tic-Tac-Toe yang diprogram pada komputer EDSAC vaccum-tube yang memiliki layar CRT (Cathode Ray Tube).

Kemudian William Higinbotham menciptakan game Tennis for Two pada tahun 1958 yang dimainkan di osiloskop. Game sederhana yang menampilkan lapangan tennis dari samping ini memperlihatkan seolah bola dipengaruhi oleh gravitasi dan harus melewati net.

Pada tahun 1961 dimana komputer merupakan barang yang bisa dikatakan sangat mewah, Steve Russel membuat game bernama Spacewar karena ketertarikannya dengan kisah fiksi ilmiah karangan Edward E Smith yang berjudul Skylark. Memanfaatkan pekerjaannya yang menggunakan komputer mainframe MIT PDP-1 yang biasa dipakai untuk perhitungan statistik, Steve membuat Spacewar.

Video game mengalami awal perkembangan pada tahun 1996 oleh mahasiswa-mahasiswa pada tahun itu memanfaatkan fasilitas teknologi yang ada di kampusnya untuk menyalurkan kreatifitas. Kemudian menjadi lebih berkembang lagi ketika untuk pertama kalinya dirilis perngkat video game pada tahun 1972 untuk pasar rumahan Magnavox Odyssey yang dihubungkan dengan televisi.

Tetapi pada tahun 1975 produsen magnavox berhenti memproduksi odyssey karena berhasil mengenalkan mikroprosesor berbasis konsol. Sebagai gantinya, Magnavox memproduksi Odyssey 100, yaitu mesin yang khusus menyajikan game Pong.

Teknologi Game Generasi Kedua (1976-1983)

Di Teknologi Game generasi kedua ini biasa disebut sebagai debut pertama 8 bit atau kurang lebih 4 bit dalam sejarah komputer dan video game. Pada tahun 1976, dunia game dihidupkan kembali oleh Fairchild dengan karyanya yaitu VES (Video Entertainment System).

Di generasi kedua ini menjadi primadona konsol game yang diantaranya adalah Fairchild Channel F, Magnavox Odyssey versi 2, Attari 2600, dan Attari 5200.
Atari 2600 via https://en.wikipedia.org/wiki/Atari_2600
Pada tahun 1980, berbagai produsen konsol muncul dan menjadikan Atari 2600 sebagai konsep dasar. Sehingga perkembangan dunia game menjadi semakin pesat. Generasi kedua ini juga ditandai dengan game Arcade 3D pertama keluaran Atari yaitu Battlezone, Pac-Man keluaran Namco, Game & Watch seri video game-handheld keluaran Nintendo, dan juga APF yang mengeluarkan Imagination Machine yang merupakan add-on komputer untuk video game rumahan APF MP-100.

Tetapi pada tahun 1983 eksistensi dunia game mulai menurun karena kurang kreatifnya para pencipta game. Terlebih lagi perkembangan PC semakin canggih, sehingga orang-orang lebih tertarik membeli PC daripada membeli konsol video game.

Teknologi Game Generasi Ketiga (1983-1986)
        
Konsol bernama Famicon/Nintendo Entertainment System (NES) yang dirilis di akhir tahun 1983 menjadi gebrakan baru yang diciptakan oleh perusahaan bernama FAMICOM di Jepang. Konsol yang diciptakan FAMICOM ini merupakan konsol yang pertama kali menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi.

FAMICOM atau yang lebih dikenal dengan Nintendo ini memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, sehingga seluruh game yang akan dirilis harus dengan seizin Nintendo. Kemudian muncul game legendaris yang sampai saat ini masih memiliki banyak peminat, yaitu Super Mario.
Super Mario via https://pixel-drama.com/2015/09/13/os-30-anos-de-super-mario-bros/mario1-1/
Karena munculnya super mario yang dengan cepat booming, banyak perusahaan sofware maupun hardware yang menghentikan produksinya. Bahkan Nintendo memperluas pemasarannya ke Amerika. Di era ini produksi Nintendo mendominasi di Amerika dan merajai pasar video game, sehingga terjadi perang konsol game antara perusahaan konsol game Nintendo dengan SEGA.

Teknologi Game Generasi Keempat (1988-1993)
        
Teknologi Game generasi empat ini disebut dengan generasi 16 bit yang membawa perubahan pada gameplay, tata suara, grafik. Pada tahun 1988, Nintendo mendapatkan sambutan hangat oleh dunia. SEGA yang menyaingi Nintendo, merilis generasi konsol selanjutnya yaitu Sega Mega Drive.

Hal tersebut membuat persaingan antara SEGA dan Nintendo semakin ketat. Meskipun konsol dari SEGA ini memiliki gambar yang lebih tajam dan animasinya lebih halus dibandingkan Nintendo, tetapi tetap saja Nintendo berada di titik penjualan tertinggi.

Nintendo kembali mengeluarkan konsol generasi baru mereka pada tahun 1990, yaitu SNES (Super Nintendo Entertainment System). Meskipun ada beberapa saingan produsen konsol seperti NEC dan SNK, tetapi kedua konsol Nintendo tetap menduduki konsol terpopuler.

Pada tahun 1990 pula SEGA mengeluarkan Sega Megadrive yang menyita perhatian para pencinta game, terutama Amerika. Kemudian SEGA melanjutkan produksi di tahun 1991 dengan game Sonic the Hedgehog -nya. Game tersebut juga membuat para pencinta game kareka kualitasnya yang jauh lebih baik daripada Super Mario ciptaan Nintendo.

Teknologi Game Generasi Kelima (1994-1999)
        
Pada tahun 1994, Atari kembali meluncurkan konsol untuk menyaingi konsol dari SEGA dan Nintendo. Atari Jaguar menyaingi kecanggihan SNES dan Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit membuat tertarik pencinta game. Terlebih lagi pada saat itu Sony mengeluarkan konsol berbasis CD yang super legendaris.

Di Teknologi Game generasi lima inilah muncul konsol game yang bernama playstation yang diluncurkan oleh Sony. Generasi ini juga bisa disebut dengan era konsol 32 bit. Konsol berbasis CD keluaran Sony menuai sukses untuk keluaran pertamanya yang kemudian menjadi konsol terlaris sepanjang masa. Karena merasa tersaingi, Nintendo meluncurkan Nintendo 64 dan SEGA merilis.
Teknologi Game Generasi Keenam (2000-Sekarang)
        
Teknologi Game generasi enam ini masih dikuasai oleh Sony. Pada tahun 2000, Sony semakin merajalela dengan merilis Playstation 2 yang berbasis DVD yang ukurannya lebih kecil. Xbox yang merupakan keluaran Microsoft adalah satu-satunya saingan Playstation.

Meskipun tampilan Xbox sangat tajam dan berkualitas, tapi ternyata game Xbox tidak bisa mengalahkan populernya Playstation 2. Sampai saat ini sony sudah meluncurkan Playstation versi 3, disusul versi ke 4 dan rencananya mereka akan segera merilis PlayStation generasi ke-5.

https://en.wikipedia.org/wiki/PlayStation_4
Pada era ini juga berkembang game berbasis mobile yang dimainkan melalui smartphone.Game jenis ini sangat digandrungi pada era sekarang.Karena kulitas yang tidak kalah dengan game konsol dan dapai dimainkan kapanpun dan dimanapun.

Software yang digunakan untuk membuat game

       
Software yang digunakan untuk membuat game atau biasa disebut Game Engine adalah sebuah sistem software yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Ada banyak sekali game engine yang dirancang untuk bekerja pada beberapa konsol video game dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux dan Mac OS X. Fungsi utama yang secara khusus disediakan oleh game engine meliputi mesin render (renderer) untuk grafik 2D atau 3D, mesin fisika, deteksi tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen momori, threading, dukungan lokalisasi dan layar grafik. Proses pembuatan game seringkali dihemat oleh sebagian besar developer dengan menggunakan kembali game engine yang sama untuk membuat game yang berbeda.

Istilah “Game Engine (software untuk game)” muncul pada pertengahan 1990-an, terutama dalam kaitannya dengan game 3D seperti penembak orang pertama (FPS). Tahukah kalian software apa yang di gunakan untuk membuat game2 besar lainnya seperti Far cry, Battle field, Assasin Creed, Just cause, Grand Theft Auto, The Witcher Dan lain-lain.


Apa itu GAME ENGINE?

Game engine itu sendiri pada dasarnya adalah sebuah perangkat lunak atau bisa berdiri sebagai library yang dapat digunakan untuk membuat game. Adapun fungsi-fungsi dasar yang ada di dalam game engine bisa dilihat pada daftar di bawah ini: 
  • rendering baik 2D maupun 3D (bisa salah satu atau bisa keduanya)
  • physics engine
  • pengatur audio
  • scripting
  • pengatur dan penampilan animasi
  • networking dan streaming data
  • pengaturan memori
  • pengaturan grafis

Seberapa Pentingkah GAME ENGINE?

Bagi pengembang game, game engine memegang peranan penting karena fungsionalitas yang disediakan di dalamnya. Analoginya jika di dalam pembuatan roti, maka game engine itu adalah mesinnya. Jadi kita dalam membuat roti tidak harus membuatnya dari nol, adapun fungsi-fungsi dasar dan penting sudah ditangani oleh mesin (game engine) tersebut.
Penggunaan game engine yang tepat akan mempermudah dan mempercepat proses produksi. Maka akan bijaksana jika kita memilih dan menggunakan game engine yang tepat menyesuaikan skala game yang kita buat. Setiap game engine juga memiliki kompleksitasnya masing-masing, perlu juga kita pertimbangkan apakah semua fitur yang disediakan di dalamnya akan kita pakai semua atau tidak.

Mengenal GAME ENGINE Populer

Sebagai tambahan, saya akan coba membahasa beberapa game engine yang populer digunakan sehingga dapat memberikan gambaran dan pertimbangan kira-kira nanti kamu bakalan cocok dengan game engine yang mana.

Unreal Engine


Unreal Engine merupakan salah satu game engine yang cocok digunakan untuk membuat game kelas AAA. Mendukung bahasa pemrograman C++ dan UnrealScript dalam pengembangannya. Mulai tahun 2015, Unreal Engine gratis digunakan dengan batas pendapatan tertentu. Mendukung pengembangan game di berbagai platform 
Informasi lengkap mengenai Unreal Engine dapat dilihat pada link berikut ini: https://www.unrealengine.com/en-US/what-is-unreal-engine-4

Unity 3D

Unity 3D merupakan game engine yang populer belakangan ini, karena fitur yang lengkap dan kemudahan penggunaannya. Hampir sama dengan Unreal Engine, Unity 3D mendukung banyak sekali platform pengembangan. Unity 3D mendukung banyak sekali bahasa pemrograman dari C++, C#, Lua , JavaScript sampai Unity Script. Unity 3D juga dapat digunakan untuk mengembangkan game dengan kelas casual sampai di kelas AAA.
Informasi lengkap mengenai Unity 3D bisa mengunjungi websitenya di sini: https://unity3d.com/

Cocos2d-x

Cocos2d-x termasuk dalam kategori game engine yang gratis, berukuran kecil dan ringan. Mendukung 3 bahasa pemrograman yaitu C++, JavaScript dan Lua. Adapun saat ini cocos2d-x mendukung IDE yang ramah dalam perangkat lunak bernama Cocos-Creator. Sebelumnya, pengembang game harus memprogram dari nol secara full-code untuk menggunakan game engine ini. 
Adapun kelebihan dari game engine ini adalah sangat ringan dan dapat berjalan dengan sangat baik di berbagai perangkat mobile. Untuk membuat game berbasis web, terdapat varian lainnya bernama Cocos-HTML5. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi http://www.cocos2d-x.org/

Construct

Construct hadir sebagai salah satu game engine yang menarik karena dapat dijalankan di mana saja dan kapan saja. Versi terbarunya yaitu Construct-3 dapat dijalankan di web browser dengan dukungan editor yang cukup fun dan mudah dipahami. Mendukung bahasa pemrograman JavaScript dan hasil pengembangan gamenya dapat dijalankan di berbagai platform termasuk web game (HTML 5) maupun mobile game. 
Saat ini construct-3 mendukung fitur multiplayer, cloud save, dan banyak lagi lainnya. Sayangnya game engine ini tidak gratis, untuk personal use kita harus berinvestasi sekitar Rp 1,5 juta per tahun, sedangkan untuk Organisasi kita harus berinvestasi sekitar Rp 2,2 juta per tahun. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi https://www.scirra.com/

Corona

Corona Game Engine adalah game engine berbasis Lua yang sangat ringan, mudah digunakan namun powerfull. Fokus pada pengembangan game 2D, hasil pengembangan dapat dijalan di berbagai platform seperti iOS, Android, Amazon, Fire TV dan Android TV. 
Game Engine ini gratis untuk fitur-fitur utama (Core). Untuk informasi lebih lanjut tentang Corona bisa membuka situs berikut: https://coronalabs.com/

Phaser

Phaser adalah salah satu game engine HMTL 5 yang cukup powerfull. Jika kamu berkeinginan membuat game berbasis web, maka game engine ini cocok buat kamu. Mudah dipelajari dan mudah digunakan. Mendukung WebGL maupun Canvas dan memiliki banyak komponen dasar yang siap pakai. Kamu bahkan bisa mengembangkan sendiri komponen-komponen yang dibutuhkan jika perlu. 
Untuk informasi lebih lengkap mengenai Phaser bisa kunjungi situs berikut ini: https://phaser.io/

Bisnis dalam game Komputer

       
Bisnis dalam game komputer berkembang pesat seiring dengan berkembangnya teknologi canggih saat ini. Dahulu kita hanya dapat menikmati game yang tersedia di dalam komputer itu sendiri, seperti pinball dan solitaire. Namun sekarang sudah tersedia game online, dan juga games yang dapat didownload baik free maupun berbayar. Games berbayar juga merupakan bisnis karena sama saja dengan kita mengeluarkan uang untuk membeli sebuah barang. Games berbayar ini biasanya memberikan kepuasan tersendiri bagi pembelinya, karena terdapat fitur yang bagus di dalamnya.

Aspek bisnis dalam dunia Game diantaranya :
1. Warnet (Warung Internet)
        
http://warnetbitnet.com/warnet_bitnet5_1
Warung Internet atau biasa disingkat warnet adalah salah satu bentuk usaha yang dikelola oleh kelompok atau individu yang memberikan pelayanan dalam bentuk jasa internet oleh penggunanya. Biasanya pengguna dikenakan biaya per jam atau lebih, sesuai lama penggunaannya.
Kebanyakan, warnet di buka di lahan yang dekat dengan tempat pendidikan, seperti sekolah, tempat les, atau kampus. Sehingga, penggunanya pun tak jauh dari siswa / siswi, mahasiswa, guru, atau dosen yang secara kebetulan atau tidak membutuhkan jasa internet.

Tetapi, ketika perkembangan teknologi telah merambah ke seluruh penjuru, warnet pun merambah ke seluruh pelosok pemukiman, dan tempat – tempat yang sebelumnya tidak diperkirakan dapat dijadikan sebagai lahan untuk membuka usaha warung internet. Oleh karena itu, pengguna warnet menjadi semakin luas, mulai dari anak – anak sampai orang tua.

Hal ini dikarenakan, kebutuhan internet yang semakin naik dari yang tadinya kebutuhan senggang menjadi kebutuhan yang memang harus dipenuhi untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat, akurat dan terkini atau teraktual.

2. Voucher Game
        
google.com
       
Voucher game online merupakan sejumlah nilai yang dipergunakan untuk transaksi pembelian atau penyewaan suatu barang atau item (seperti senjata, jubah, dan lainnya) dalam game online yang tidak bisa Anda bayar menggunakan point atau uang yang Anda hasilkan dari game yang Anda mainkan tersebut. Untuk itulah fungsi dari voucher game online sangat dibutuhkan oleh para gamer agar bisa tetap melanjutkan game yang dimainkannya tanpa harus tiba-tiba berhenti atau malahan tidak dapat melanjutkannya karena tidak bisa membeli atau menyewa barang tertentu yang harus ada untuk bisa melanjutkan permainan.

3. Game Developer
        
http://www.metronews.ca/news/london/2014/09/12/join-the-fun-and-the-industry-fanshawe-college-makes-video-games-day-revelation.html
       
Sebuah game yang diciptakan biasanya melalui kerjasama dua perusahaan terpisah yang disebut Developer (pengembang) dan Publisher (penerbit). Developer adalah pihak yang menciptakan sebuah game Publisher mempromosikan dan memperdagangkan game tersebut, juga menyediakan costumer service atau pelayanan bagi para gamer.

Seringkali, publisher dibutuhkan untuk memanufaktur dan mendistribusikan game yang dikembangkan oleh studio game yang independen atau yang hanya berfokus untuk membuat game. Tanpa publisher, banyak game studio sulit untuk merilis gamenya. Seperti layaknya seorang penulis buku, mereka belum tentu mencetak sendiri bukunya ribuan eksemplar, memasarkan sendiri dan mendistribusikan sendiri. Namun tentunya penulis membutuhkan penerbit buku untuk melakukan semuanya itu.

Implementasi Komputer Grafik dalam game

       
Semakin bagus tampilan game maka semakin canggih teknologi grafik yang di gunakan. Dengan semakin bagus tampilan yang memanjakan mata pemainnya makan game tersebut dapat di pastikan akan laku keras di pasaran, asalkan jalan cerita gamenya juga menarik.

Banyak Teknik yang digunakan dalam pembuatan game supaya game tersebut terlihat bagus dan ketika dimainkan tidak terasa membosankan. Pada creator game pasti memikirkan bagaimana tampilan game yang akan dibuatnya menjadi lebih menarik lagi. Salah satu teknik yang digunakan adalah pencahayaan. Banyak sekali teknik pencahayaan yang ada , yaitu Ambient Light, Directional Light , Positional Light, Point Light, Spotlight dan Area Light. Teknik pencahayaan sangat penting sekali , karena berperan bagaimana tampilan objek terlihat terang / gelap atau samar-samar. Setiap scene dalam game pasti memiliki pencahayaan yang berbeda-beda.

Pro Evolution Soccer 2018
Pada implementasi komputer grafik, saya menggunakan game Pro Evolution Soccer sebagai acuan teknik pencahayaan yang akan dibahas. gambar diatas tersebut menggunakan teknik pencahayaan Point Light  dimana sudut cahaya berada di atas object sehingga meyorot dari satu titik menyebar ke segala ruangan. bayangan atau shadow yang tercipta presisi sesuai dengan cahaya dari lampu stadion sehingga detail gambar dari object tersebut terlihat lebih realistis.

Design Skenario, Script dan Storyboard pada Game

Desain skenario merupakan langkah awal dalam proses pembuatan gambar pada game. semakin bagus design suatu game maka semakin banyak pula orang yang tertarik dengan game yang kita buat, karena design lah yang pertama kali orang lihat. Secara garis besar skenario game merupakan urutan cerita yang di susun oleh developer atau seseorang tentang suatu peristiwa sesuai dengan game yang ingin di buat.

Script merupakan pembuatan suatu game yang menggunakan suatu bahasa pemrograman. Macam-macam skrip yaitu PHP,ASP, Java Script atau VB Script. Script game umumnya hanya disisipkan ke dalam bahasa pemrograman. Script game dapat di buat berdasarkan acuan rancangan dan kondisi-kondisi di atas tadi yang telah kita buat.  Ketika creator game membuat game dan melakukan pengkodean (coding) maka ia sedang scripting.

Storyboard adalah suatu sketsa gambar yang disusun secara berurutan sesuai naskah cerita. Dengan storyboard maka pembuat cerita dapat menyampaikan ide cerita secara lebih mudah kepada orang lain, karena dengan storyboard maka pembuat cerita dapat membuat seseorang membayangkan suatu cerita mengikuti gambar-gambar yang sudah tersaji, sehingga dapat menghasilkan persepsi yang sama dengan ide cerita yang di buat. Storyboard juga dapat di artikan sebagai naskah yang di sajikan dalam bentuk sketsa gambar yang berurutan, berguna untuk memudahkan pembuatan alur cerita maupun pengambilan gambar.

Penerapan dalam game yang pernah kami buat dengan judul : BOTUL (Bola Pantul)
Design Skenario :
Intro Game
gambar diatas merupakan tampilan awal pada game ketika game dijalankan.
design Papan/Lapangan
gambar diatas merupakan design lapangan atau papan yang dipakai ketika game dimulai
Desain cara bermain pada Script

kemudian, untuk Script yang dipakai yaitu menggunakan :Phyton
Storyboard :
Pada game Botul user akan disuguhkan Intro dari game tersebut. dan cara bermain yang telah disediakan pada Script ketika game dijalankan.
terdapat aturan dalam game tersebut, diantaranya :
  1. kedua tim tidak bisa memukul Bola diluar lapangan dan melewati garis tengah lapangan.
  2. bola yang masuk akan dihitung 1 point ke player yang memasukkan bolanya
  3. Pemain yang memasukkan bola lebih banyak, dia yang menang.
  4. batas skor ditentukan oleh wasit.

PENUTUP

Nah sekarang kamu semua sudah mengetahui pentingnya mengenal game engine, memilih game engine serta mengenal berbagai game engine yang populer.

Ref : https://rifkisetyanto.blogspot.com/2018/03/perkembangan-teknologi-game.html

No comments:

Post a Comment